Karl

Balasan Forum telah dibuat

Melihat 9 tulisan - 1 sampai 9 (dari total 9)
  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • Karl
    Peserta

    Pembuatan senyawa refraktori seperti karbida, nitrida, dan borida dapat dilakukan dengan reduksi karbotermal (oksida direaksikan dengan karbon pada suhu tinggi), reaksi padat-padat, sintesis pembakaran mandiri suhu tinggi (SHS), atau CVD untuk lapisan tipis. Pemilihan metode bergantung pada kemurnian, ukuran partikel, dan skala yang diinginkan. Lakukan pada atmosfer terkendali untuk mencegah oksidasi, dan verifikasi fasa dengan difraksi sinar-X.

    Karl
    Peserta

    Pencegahan pembentukan endapan minyak berat dimulai dengan menjaga suhu di atas suhu munculnya lilin (WAT) lewat isolasi atau pemanas jalur pipa. Tambahkan inhibitor seperti dispersan aspaltena, penurun titik tuang, dan penghambat lilin, dan lakukan pembersihan berkala dengan pigging atau pencucian kimia. Hindari perubahan tekanan mendadak, pasang pengaduk di tangki agar lumpur tidak mengendap, dan analisis sampel (SARA, WAT) untuk memilih bahan kimia yang tepat.

    Karl
    Peserta

    Pembuatan bahan pengikat mineral dari slag peleburan yang paling umum memakai slag tanur tinggi granulasi, yaitu slag yang didinginkan cepat hingga berbentuk kaca. Slag dikeringkan dan digiling hingga kehalusan sekitar 350-450 m2/kg (Blaine), lalu dicampur dengan semen atau diaktifkan dengan alkali, waterglass, atau sulfat. Uji kadar kaca, komposisi (CaO, SiO2, Al2O3, MgO), dan kekuatan. Slag baja memiliki sifat hidrolik lebih rendah dan berisiko pengembangan akibat kapur bebas.

    Karl
    Peserta

    Pada IPAL limbah tembaga, tembaga bebas diendapkan sebagai hidroksida pada pH sekitar 8,5-10 atau sebagai sulfida. Tembaga kompleks amonia hasil etsa memerlukan perlakuan khusus, misalnya penukar ion, agen pengendap kuat, atau pengendapan setelah memecah kompleks. Larutan pekat dapat dipulihkan lewat elektrolisis (electrowinning) sehingga tembaga bernilai ekonomi. Lengkapi dengan penukar ion sebagai pemoles akhir agar memenuhi baku mutu.

    Karl
    Peserta

    Serpih minyak dihancurkan dan digiling sesuai jenis retort: butiran beberapa milimeter untuk retort bed bergerak, dan lebih halus untuk unggun terfluidisasi. Penggilingan serpih minyak memakai crusher, hammer mill, atau roller mill, dan bahan ini cukup abrasif sehingga keausan perlu dipantau. Kendalikan debu karena berisiko meledak, atur kadar air, dan rencanakan pengelolaan sisa serpih setelah retort.

    Karl
    Peserta

    Pengukuran permitivitas minyak trafo memakai sel tiga terminal berelektroda konsentris yang diisi minyak, lalu kapasitansinya diukur dengan jembatan atau LCR meter presisi pada frekuensi dan suhu tertentu. Jaga kebersihan sel, hilangkan gelembung, dan stabilkan suhu karena permitivitas berubah terhadap suhu. Pengukuran ini biasanya dilakukan sekaligus dengan tan delta pada alat yang sama karena memakai sel dan rangkaian serupa.

    Karl
    Peserta

    Keuntungan utamanya adalah data kontinu, alarm dini, serta berkurangnya risiko kesalahan sampling dan waktu tunggu laboratorium. Keterbatasannya, jumlah gas yang terukur bergantung pada tipe alat, akurasi umumnya di bawah laboratorium, dan perangkat memerlukan perawatan serta kalibrasi. Karena itu monitoring DGA online paling efektif sebagai pemicu, lalu diverifikasi dengan analisa laboratorium saat ada kenaikan gas yang mencolok.

    Karl
    Peserta

    Ya, pengeringan trafo setelah perbaikan sangat dianjurkan, bahkan wajib untuk belitan baru, karena bahan isolasi baru membawa kelembapan bawaan dan kertas menyerap uap air dari udara begitu terekspos. Kelembapan yang tertinggal menurunkan kekuatan dielektrik dan berisiko memicu gelembung gas pada beban tinggi. Keputusan akhir didasarkan pada tahanan isolasi dan indeks polarisasi, bukan hanya lamanya waktu paparan.

    Karl
    Peserta

    Instalasi regenerasi minyak trafo dilengkapi kolom atau tangki berisi adsorben, sistem pemanas, pompa, dan filter halus untuk menahan debu adsorben, biasanya digabung dengan modul vakum. Purifikasi biasa tidak memiliki bagian adsorpsi. Instalasi regenerasi juga memerlukan penanganan adsorben bekas, sistem pengeringan atau reaktivasi adsorben, dan kadang tangki dosis untuk menambahkan inhibitor oksidasi.

Melihat 9 tulisan - 1 sampai 9 (dari total 9)