Untuk produksi mortar kering, peralatan minimalnya adalah pengering pasir (kadar air pasir sebaiknya di bawah sekitar 0,5%), ayakan, silo bahan, sistem penimbangan, mixer serbuk tipe paddle atau ribbon, dan mesin pengemas. Kualitas sangat bergantung pada gradasi pasir, dosis semen, serta aditif seperti pengikat air dan polimer. Uji rutin mencakup kuat lekat, waktu terbuka, dan daya retensi air pada setiap batch.